Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Monetisasi Channel Youtube Selain dari Google Adsense

Baiklah pada kesempatan kali ini, saya kembali akan menyajikan artikel tentang cara memonetisasi channel Youtube agar bisa memperoleh penghasilan dari channel tersebut. Diimana sebelumnya telah saya tulis artikel yang berjudul 'Menghasilkan Uang Hingga Ratusan Juta dari YouTube', bisa dibilang artikel ini adalah artikel lanjutan dari artikel sebelumnya itu.

Memperoleh penghasilan tanpa bekerja kantoran atau bekerja secara offline di dunia nyata memang bukanlah mimpi lagi, di zaman ini orang-orang sudah bisa memperoleh penghasilan secara online hanya dengan bermodalkan perangkat smartphone atau PC dan koneksi internet, dan tentunya dengan skill khusus atau talenta yang dimiliki harus punya nilai jual. Salah satunya dengan menjadi Youtuber.


Seperti kita tahu, bagi sebagian orang yang mempunya channel Youtube sudah barang tentu dia akan memonetisasinya dengan iklan dari Google Adsense, namun tidak sembarang channel yang bisa diterima dalam Program Partner YouTube (YPP), tidak peduli seberapa besar channel kamu dan seberapa banyak penontonnya. Dari itu artikel ini saya hadirkan agar yang mempunya channel Youtube yang belum bisa bergabung dengan YPP bisa memonetisasinya tanpa iklan dari Google Adsense tersebut dan tetap bisa memperoleh penghasilan dari channel Youtube-nya.

Berikut ini beberapa cara monetisasi channel Youtube selain dari Google Adsense. Yuk simak artikel ini sampai habis yach..

1. Jualan Merchandise

Kalau channel mu sudah punya banyak pelanggan, lumayan nih, artinya kamu sudah punya audiens. Apalagi kalau engagement-nya tinggi, mereka biasanya jadi rela buat beli Merchandise yang kamu jual di channel mu. Satu hal yang perlu kamu ingat, pastikan bahwa merchandise-mu bakal laku untuk itu kamu perlu putar otak dalam hal ini untuk menentukan merchandise yang tepat buat subscriber kamu. Selain itu pastikan merchandise-mu memang punya nilai jual, baik secara kualitas maupun desain.

Merchandise yang laku keras biasanya adalah yang bisa dibilang memang lain dari pada yang lain, bisa pakaian, tote bag, topi, phone case, buku catatan, dan sebagainya. Sampai disini sudah cukup jelaskan gambarannya? Bagaimana kalau tidakpunya modal di awal buat produksi? Tenang! Sekarangkan sudah banyak website yang menyediakan layanan on-demand yang bisa dibuat kalau ada pesanan dulu. Jadi sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak mencoba hal ini pada channel Youtube kamu.

2. Influencer Marketing

Cara ini tidak untuk semua orang, apalagi kalau baru saja merintus membuat channel. Akan tetapi, ketika kamu sudah mengumpulkan subscribers berjibun dengan tingkat interaksi yang mengesankan, jangan ragu buat mencoba dan memanfaatkannya hal ini. Sebagai Influencer, kamu dapat mengontak brands agar mereka mensponsori video-video yang kamu buat. Berbeda dari AdSense, uang yang kamu peroleh dari sini bisa 100% masuk ke dompetmu.

Meski terlihat enak dan gampang, kamu tetap harus mematuhi syarat dari YouTube untuk konten yang disponsori. Salah satunya adalah dengan mencentang pilihan bahwa videomu mengandung promosi berbayar sewaktu akan mengunggahnya ke channel mu. Terus, kemas video promosinya dengan baik. Kalau videonya dibuat asal-asalan dan diulang-ulang, audiensmu bisa jadi malah merasa kesal. Bahkan brand lain pun jadi pikir-pikir kalau mau mensponsori video kamu lagi kedepannya.

3. Jual Jasa/Produk Sendiri

Langkah selanjutnya untuk mendapatkan uang dari YouTube ialah dengan cara mempromosikan jasa atau produk sendiri yang kamu punya. Namun jangan khawatir juga jika kita tidak mempunyai produk sendiri? kita bisa menjadi dropshiper atau reseller. Kita tinggal mencari produk yang banyak dibutuhkan oleh orang-orang, kemudian mencari pemasok (distributor) untuk join sebagai dropshiper atau reseller.

Perbedaan antara dropship dan reseller hanya dalam stok produk. Jika dropship tidak membutuhkan stok dan hanya memanfaatkan katalog produk, sementara itu reseller harus menyediakan stok dan membeli produk, namun keuntungan akan lebih besar kamu terima dengan menjadi reseller dari pada dropshiper.

4. Mendaftar Program Afiliasi

Program afiliasi ini serupa dengan influencer marketing tapi tidak sama. Penjelasannya begini, jumlah bayaran influencer marketing umumnya sudah disepakati di awal, sedangkan program afiliasi memungkinkan kamu memperoleh penghasilan sesuai dengan performa video mu tanpa batas. Jadi, semakin banyak audiens-mu yang melakukan transaksi melalui tautan afiliasimu, semakin besar pula komisi yang diperoleh. Menarik, bukan?

Jangan salah, afiliasi ini sudah jadi trend besar di luar negeri. Bahkan perolehannya bisa menyaingi pendapatan dari sumber-sumber lainnya. Biar hasilnya optimal, pastikan gunakan afiliasi yang memang nyambung dengan topik video yang dibuat. Jangan bikin vlog tentang jam tangan tapi link afiliasinya ke website penyedia jasa hosting dan domain. Salah strategi dong itu.

5. Mengupload Video Short

Program Youtube Shorts adalah pendanaan sebesar $100 juta untuk mengapresiasi kreator atas dedikasinya dalam membuat video Shorts yang kreatif dan orisinal untuk menghibur komunitas YouTube. Kami akan menghubungi ribuan kreator setiap bulan guna memberi tahu bahwa mereka memenuhi syarat untuk mendapatkan bonus Shorts dari pendanaan.

Agar memenuhi syarat untuk mendapatkan bonus dari Pendanaan Youtube Shorts:
  • Channel harus mengupload setidaknya satu video Shorts yang memenuhi syarat dalam 180 hari terakhir.
  • Channel harus mematuhi Pedoman Komunitas YouTube, aturan hak cipta, dan kebijakan monetisasi.
  • Channel yang mengupload video dengan watermark atau logo dari platform media sosial pihak ketiga, video tidak asli (misalnya, klip yang tidak diedit dari film atau acara TV), atau video yang diupload ulang dari channel kreator lain tidak akan memenuhi syarat.
  • Kreator harus berusia 13 tahun ke atas di Amerika Serikat, atau usia cakap hukum di negara/wilayah mereka.
  • Kreator yang berusia 13–18 tahun harus meminta bantuan orang tua atau wali untuk menyetujui persyaratan dan menyiapkan akun AdSense untuk pembayaran jika belum ada akun AdSense yang ditautkan ke channel-nya.
  • Kreator harus berada di salah satu negara/wilayah yang mendukung.

Untuk memperoleh penghasilan dari bonus video short Youtube, channel tidak harus terganung dalam Program Partner YouTube (YPP). Semua kreator baik yang tergabung dalam Program Partner Youtube maupun channel yang terafiliasi di bawah Jaringan Multi-Channel (MCN) juga memenuhi syarat.

Demikianlah artikel cara monetisasi channel Youtube selain dari Google Adsensevyang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat, selamat mencoba dan semoga sukses.

Post a Comment for "Cara Monetisasi Channel Youtube Selain dari Google Adsense"